Thursday, July 2, 2020

SERAT WEDHATAMA : Podo 48 - 82 GAMBUH : Langkah Catur Sembah

SERAT WEDHATAMA : Podo 48 - 82 GAMBUH : Langkah Catur Sembah

48 
Samengko ingsun tutur
Sembah catur supaya lumuntur
Dhihin raga, cipta, jiwa, rasa, kaki
Ing kono lamun tinemu
Tandha nugrahaning Manon
Kelak saya bertutur,

Empat macam sembah supaya dilestarikan;
Pertama; sembah raga, kedua; sembah cipta, ketiga; sembah jiwa, dan keempat; sembah rasa, 
anakku !
Di situlah akan bertemu dengan
pertanda anugrah Tuhan.

Tuesday, June 30, 2020

SERAT WEDHATAMA : Podo 33 - 47 PUCUNG : Sembah Jiwa/Hakekat

SERAT WEDHATAMA : Podo 33 - 47  PUCUNG : Sembah Jiwa/Hakekat

33
Ngelmu iku
Kalakone kanthi laku
Lekase lawan kas
Tegese kas nyantosani
Setya budaya pangekese dur angkara

Ilmu (hakekat) itu
diraih dengan cara menghayati dalam setiap perbuatan,
dimulai dengan kemauan.
Artinya, kemauan membangun kesejahteraan terhadap sesama,
Teguh membudi daya
Menaklukkan semua angkara

Tuesday, June 23, 2020

Penanganan Pasien Kanker Pada Masa Pandemi COVID-19

Pasien Kanker Pada Masa Pandemi COVID-19

Kondisi Pandemi COVID -19 saat ini memberikan dampak pada seluruh aspek kehidupan masyarakat sehari-hari dan juga pada layanan kesehatan penderita kanker. Belum tersedianya vaksin dan obat menjadikan Pembatasan Sosial Berkala Besar (PSBB), yang saat ini mulai dilonggarkan, harus dilaksanakan saat ini dalam rangka untuk mencegah terpuruknya sistem kesehatan di Indonesia.

Ada masalah yang kemudian muncul diantarnya dapat menghambat pelayanan kesehatan untuk pasien kanker di Indonesia yang dikarenakan takut terinfeksi virus SARS-CoV-2 saat berkunjung ke rumah sakit dan bertemu tenaga kesehatan. Kemudian pada saat yang sama, sistem kesehatan mulai melemah dikarenakan mayoritas sumber daya kesehatan difokuskan untuk menangani  pasien COVID-19 yang jumlahnya semakin meningkat. Dan perihal yang paling buruk bisa terjadi karena kondisi pandemi wabah ini belum dapat dipastikan kapan berakhir.

Monday, April 13, 2020

Teknik Public Speaking

Tentang Public Speaking
Halo Sobat, bagaimana kabarnya semoga dalam masa tanggap darurat Covid -19 ini kalian tetap dalam keadaan yang baik. Pada kai ini saya akan berbagi tentang public speaking, public speaking adalah cara berbicara pada sekelompok orang secara sengaja serta ditunjukan untuk menginformasikan, mempengaruhi atau menghibur pendengar. Serta tuujuan utama public speaking dapat dicapai dengan penyampaian informasi dengan sederhana sehingga dapat memotivasi orang untuk bertindak. Seorang orator yang bagus dapat mengubah emosi pendengar mereka, dan tidak hanya memberikan informasi.

Public speaking atau berbicara di depan publik bagi sebagian orang merupakan hal yang berat dan susah, bahkan bila perlu dihindari untuk menjadi seorang public speaker. Bahkan ada yang beranggapan bahwa public speaking bukanlah menjadi jalan hidupnya, biarlah orang lain yang memang berbakat  untuk menjadi pembicara. Namun perlu kita ketahui bahwa, kunci utama public speaking adalah Latihan dengan sungguh-sungguh.

Ada yang bilang bahwa public speaking ini terkait dengan bakat, tentu tidak.. Setiap orang  tentunya memiliki bakat yang sama untuk berbicara, tinggal bagaimana orang tersebut mengembangkannya.

Wednesday, April 1, 2020

Sejarah Virus Corona

Ilustasi virus corona
Virus Corona  adalah merupakan keluara besar virus yang dapat menginfeksi burung dan mamalia, termasuk manusia. Menurut World Health Organization (WHO) virus ini menyebabkan penyakit mulai dari flu ringan hingga infeksi pernafasan yang lebih parah seperti MERS-CoV dan SARS-CoV.

Virus Corona ini bersifat zoonosis, artinya ia merupakan penyakit yang dapat ditularkan antara hewan dan manusia. Rabies, Malaria adalah contoh dari penyakit zonosis serta MERS juga ditularkan dari unta ke manusia. Selama sekitar 70 tahun terakhir ini para ilmuwan telah menemukan bahwa virus corona dapat menginfeksi tikus, anjing, kucing, kalkun kuda, babi dan ternak lain. Bahkan hewan-hewan ini dapat menularkan virus corona ke manusia.

Virus Corona ini bertanggung jawab atas beberapa wabah di seluruh dunia, termasuk pandemi Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) 2002-2003 dan wabah Middle East Respiratory Syndrome (MERS) di Korea Selatan pada tahun 2015.

Yang terbaru saat ini virus Corona baru muncul dan dikenal sebagai COVID - 19 memicu wabah di Cina pada Desember 2019, dan merebak di berbagai negara sehingga WHO mendeklarasikan sebagai pendemi global.Ternyata nama Corona ini diambil dari bahasa Latin yang berarti  mahkota, sebab bentuk virus corona memiliki paku yang menonjol menyerupai mahkota atau korona matahari. Para ilmuwan pertama kali mengisolasi virus corona pada tahun 1937 yang menyebabkan benyakit bronkitis menular pada unggas.