Friday, February 14, 2014

Jogja Tertutup Abu dari Erupsi Gunung Kelud 2014

Selamat malam kawan.. berjumpa lagi di review hari ini Selasa 14 Februari 2014.. kali ini kiranya saya akan menampilkan dampak dari Erupsi Gunung Kelud pada 13 Februari 2013 tempo hari yang terjadi di sekitar Jogja..so, langsung saja silahkan saksikan ... :D

Mengapa abu vulkanik begitu tebal mengguyur terutama wilayah Jogja hingga selalu masuk dalam pemberitaan utama televisi. Abu tebal juga mengguyur Jateng Selatan hingga menjangkau wilayah Bandung Jawa Barat ?
Itu sebuah pembelajaran mulia. Bagaimana kita harus selalu bersikap KESATRIA. Demi membela
orang-orang yang disayangi, kita harus rela berkorban. Sebagai orang tua yang menyayangi
anak cucunya, harus bisa siap berkorban. Anak polah, bapa kepradah.



Boulevard UII

Masjid ulil dengan kubah tertutup abu


FTI UII

fti from fiai

fiai

nampak fiafi dari fti foto by Agung NA
Perempatan Sipil uii penuh abu
banyak energi ingin membantu ngebersihin jalan

butiran abu

nampak abu vulkanik

entah ini dari mana


mas Jun pose di alun-alun utara jogja

jl gito gati

tlacap

malioboro

komunikasi uii

Depan pasar kediri by Ahmad

Erupsi Kelud

Erupsi Gunung Kelud

Erupsi Gunung Kelud

Erupsi Gunung Kelud

Kentungan Jakal by Duwek

Km Nol Malioboro by Jun

Lempuyangan by Landung

Mall Malioboro by landak

Tergelincir di sewon by firgi

Tergelincir di bakulan by firg

Plengkung Gading

Gading

Payung

Siswi SMp1 Kujang

Stadion Maguwoharjo

Sudut di Josari by agus

Sudut di Tangisan tempel by adi

arupsi by gun

Kenekan Wijilan by Yessa

Wijilan by Yessa
erupsi by Gun

Sekian dan terima kasih, semoga bermanfaat bagi semua.. Matur nuwun kang Kelud. Berkahmu tiada pernah berhenti kepada seuruh mahluk. Kami paham, bencana alam bukan untuk menteror makhluk hidup, melainkan fenomena alam yang alami dan wajar. Namun akan menajdi teror bagi orang-orang yang gagal memahami apa artinya hidup ini. Akan menjadi hantu bagi orang yang gagal mencapai kesadaran spiritual kosmologis. Atau akan membuat stress dan kecut wajah bagi orang-orang yang mendem (**). Tuhan tidak sedang mencoba-coba. Sebaliknya Sang Jagadnata sedang menabur berkahnya buat seluruh makhluk. Tersenyumlah dan bersyukurlah saat melihat fenomena alam yang begitu dahsyat. Nikmatilah keindahannya. Hindari keganasannya, eling dan waspada agar tidak terkena residu fenomena alam sedang yang menata diri. Jika ada orang yang sedang macul tanah, minggirlah agar tidak kepacul.

1 comment :

selimut said...

kebetulan di Jogja pas abu gunung kelud, kondisinya mirip ketika Merapi meletus bbrp tahun sebelumnya. Jarak pandang mgkn tdk ada 50 meter..