Friday, July 10, 2009

Ilmuwan Inggris Menemukan Sperma Sintetis

Sebuah terobosan baru dari Inggris diklaim bisa membantu seorang pria mandul untuk kembali memiliki anak yang sah secara genetik sebagai anaknya. Terobosan itu adalah In-Vitro Derived (IVD), sperma sintetis pertama di dunia.


Para
peneliti di Universitas Newcastle mengumumkan keberhasilan mereka pada hari Selasa (7/7). Professor Karim Nayemia, pimpinan proyek tersebut, menyebutkan kalau sperma buatan mereka ditumbuhkan dari sel batang embrionik dan memiliki karakteristik yang sama dengan sperma asli. Sperma IVD juga memiliki haploid nucleus dengan 23 kromosomnya, berekor, dan kemampuan berenang.


Sperma IVD diharapkan dapat membantu prospek kesuburan sehingga pria mandul pun masih mempunyai harapan untuk memiliki anak dari darah dagingnya sendiri. Sayangnya untuk pria dari Inggris, itu berarti mereka harus meminta perubahan undang – undang mengingat penggunaan sperma sintetis semacam sperma IVD tersebut telah dilarang di Inggris sejak tahun lalu.


Selain berhasil menumbuhkan sperma sintetis, penelitian Nayemia juga membuktikan kalau sperma tidak bisa dihasilkan dari sel batang embrionik wanita. "Wanita memang bisa menciptakan sperma. Namun, untuk menciptakan sperma yang benar-benar matang, dibutuhkan kromosom Y yang hanya terdapat di pria. Dengan demikian, pasangan lesbian sekalipun tidak akan memiliki anak tanpa sperma seorang pria," papar Nayemia.


Para
peneliti lainnya menyarankan dilakukan beberapa tes lanjutan untuk memastikan bahwa yang dikembangkan Nayemia dan timnya adalah benar-benar sebuah sperma.

No comments :